Pemerintah Tidak Mencetak Uang Banyak, sedangkan Masalah Ekonomi Terkait Dengan Kesejahteraan Dan Kesempatan Kerja
Pemerintah
adalah ibarat seorang nahkoda yang sedan menjalankan sebuah kapal. Di dalam
jangka pendek ia harus dapat menjaga kondisi kapalnya akan terhindar dari
berbagai ancaman selama perjalanan. Sedangkan di dalam jangka panjang, nahkoda
tersebut harus berusaha agar kapalnya dapat mencapai tujuan yang diinginkan /
dicita-citakan. Tentu saja dalam kenyataannya perjalanan kapal yang
dinahkodainya tidah semulus yang direncanakan, banyak sekali rintangan dan
masalah yang selalu mengintai dan harus siap dipecahkan begitu muncul
menghadangnya.
Karena
masalah ini, seringkali kita berfikir kenapa Indonesia tidak mencetak uang yang
banyak agar bisa membayar semua hutang dan membiayai negara secara menyeluruh,
juga agar Indonesia terbebas dari kemiskinan? Tapi ternyata, mencetak uang
sebanyak-banyaknya bukanlah solusi untuk mengatasi perekonomian Indonesia.
Pasalnya,
jika uang dicetak terlalu banyak, maka otomatis penduduk akan memegang banyak
uang. Dengan begitu, kemampuan membeli kita tinggi dan barang yang akan kita
beli menjadi berkurang. Banyaknya uang yang beredar akan menyebabkan inflasi.
Yaitu kenaikan harga barang dan penurunan nilai mata uang.
Banyaknya
uang yang beredar akan menyebabkan harga menyesuaikan naik, sehingga uang
menjadi kurang berharga dan semakin tidak berharga karena jumlahnya terlalu
banyak.
Oleh
karena itu, pemerintah mencetak uang disesuaikan dengan kebutuhan. Tidak
terlalu banyak dan tidak terlalu sedikit, agar tidak terjadi inflasi.
Beberapa
poin penting mengenai inflasi, bahwa inflasi ini terjadi :
• Di warnai kenaikan harga-harga komoditi secara umum, atau dapat dikatakan hampir setiap komoditi mengalami kenaikan.
• Dapat diketahui dan dihitung jika telah berjalan dalam kurun waktu tertentu dan dalam wilayah tertentu. Di Indonesia sendiri digunakan waktu sebulan atau setahun dalam mengetahui terjadinya dan besarnya inflasi yang terjadi
• Di warnai kenaikan harga-harga komoditi secara umum, atau dapat dikatakan hampir setiap komoditi mengalami kenaikan.
• Dapat diketahui dan dihitung jika telah berjalan dalam kurun waktu tertentu dan dalam wilayah tertentu. Di Indonesia sendiri digunakan waktu sebulan atau setahun dalam mengetahui terjadinya dan besarnya inflasi yang terjadi
Jika kita perhatikan, maka inflasi memang akan membawa dampak yang kurang baik bagi beberapa aspek kegiatan ekonomi masyarakat, diantaranya :
Pertama, inflasi akan menjadikan turunnya pendapatan riil masyarakat yang memiliki penghasilan (kenaikkan pendapatannya) dengan kenaikkan harga yang di sebabkan karena inflasi. Sebaliknya, bagi mereka yang memiliki penghasilan yang dinamis (pedagang atau pengusaha) justru biasanya akan mendapatkan manfaat dari adanya kenaikan harga tersebut, dengan cara menyesuaikan harga jual produk yang dijualnya. Dengan demikian pendapatan yang mereka perolehpun secara otomatis akan menyesuaikan, dan tidak jarang dengan prosentase yang lebih besar.
Kedua, inflasi menyebabkan
turunnya nilai riil kekayaaan masyarakat yang berbentuk kas, karena nilai tukar
kas (uang misalnya) tersebut akan menjadi kecil, karena secara nominal harus
menghadapi harga komoditi per satuan yang lebihbesar.
Ketiga, inflasi akan
menyebabkan nilai tabungan masyarakat menjadi turun, sehingga orang akan
cenderung memili menginvestasikan uangnya dalam aktiva yang lebih baik,
daripada menabungknnya ke bank. Dengan gejala ini, tentulah akan mengoyahkan
dunia perbankan sebagai salah satu sumber perolehan dana yang cukup penting di
Indonesia.
Keempat, inflasi akan
menyebabkan laju pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi terhambat.
Meskipun
banyak orang lebih melihat inflasi sebagai suatu yang merugikan, namun ada
beberapa sisi positif dari adanya inflasi ini, yakni :
- Inflasi yang terkendali menggambarkan adanya aktivitas ekonomi dalam suatu negara
- Inflasi terkendali merangsang masyarakat untuk terus berusaha bekerja keras untuk meningkatkan kesejahteraannya, agar tetap dapat mengikuti penurunan nilai riil pendapatannya
- Inflasi yang terkendali menggambarkan adanya aktivitas ekonomi dalam suatu negara
- Inflasi terkendali merangsang masyarakat untuk terus berusaha bekerja keras untuk meningkatkan kesejahteraannya, agar tetap dapat mengikuti penurunan nilai riil pendapatannya

Komentar
Posting Komentar